Laman

SONIC the flash

SONIC the flash
yang ingin mencari lagu silahkan klik aja gratis ko

Sabtu, 12 Februari 2011

HUBUNGAN TIMBAL BALIK ANTARA MANAJEMEN, ORGANISASI, DAN TATA KERJA

Manajemen merupakan proses kegiatan seorang pimpinan (manajer)
yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun
praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang
lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain, waktu
yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.
Pengertian dari oranisasi adalah  satu jenis wadah  di masyarakat yang dibuat bersama oleh beberapa oarang dengan tujuan dapat memperoleh efesiensi kerja tertentu semaximal mungkin.
Dari uraian di atas dapat dirumuskan bahwa manajemen adalah proses kegiatan pen-
capaian tujuan melalui kerjasama antar manusia.
Yang dapat di lihat arti dari gabungan kedua kata tersebut adalah
adanya hubungan timbal balik antara kegiatan, kerjasama di satu pihak dengan
tujuan di pihak lain.
Dan untuk mencapai tujuan max di butuhkan tenaga besar maka di bentuklah suatu organisasi
Yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang
dipersatukan dalam suatu kerja sama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat
dikatakan bahwa fungsidari organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai
tujuan .
tata kerja bisa di sebut juga metode adalah satu cara bagaimana  agar kita dapat memanfaatkan sumber-sumber dan waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan secara tepat sehingga proses kegiatan manajemen pun dapat di laksanakan dengan tepat.
Oleh karna itu dapat di katakana hubungan antara manajemen dan tata kerja seperti berikut:
Manajemen : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan  pendayagunaan sumber
sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelak
sanaan kegiatan demi tercapainya suatu tujuan.
Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai
dengan sumber-sumber yang adadan waktu yang tersedia.
hubungan antara menejemen,organisasi dan tata kerja
  • Manajemen : proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia satu sama lain
  • organisasi : alat bagi pencapaian tujuan dan alat bagi pengelompokkan kerja sama
  • Tata Kerja : pola cara-cara bagaimana kegiatan  kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien
Hubungan dari ketiga kata tersbeut adalah sama-sama mengarah pada keinginan mencapai suatu tujuan.

hack facebook


Hacking Facebook , Twitter , Etc Account

Oke ini di mulai dengan banyaknya pertanyaan mengenai cara hacking account facebook, twitter, dll.
perlu di ketahui bahwa semua itu tidak menunjukkan kalo kalian hacker.
cobalah untuk berpikir kritis dan jangan hanya ingin yang instan meskipun disini saya akan menjelaskan salah satu cara hacking facebook, twitter,dll tersebut..
tapi ingatlah.. jangan sekali2 tanyakan pada orang termasuk di forum ini mungkin "BAGAIMANA CARA HACK ACCOUNT FACEBOOK"
atau dengan kata lain.. "KAKAK AJARI SAYA CARA HACKING FACEBOOK" dengan wajah yang memelas dan dengan harapan ada yang membantu kalian untuk kepentingan kalian sendiri cuman kalian pengen di anggap "Hacker" oleh facebook teman kalian yang berhasil di hack

it's not our way..
yang terpenting adalah ilmu bukan anggapan bahwa kalian adalah hacker..


cara hacking facebook yang akan saya tulis ini adalah dengan menggunakan addons FIRESHEEP. Firesheep merupakan add-on firefox yang bisa digunakan untuk hacking facebook. Firesheep ini buatan Eric Butler, seorang freelance web aplikasi dan pengembang perangkat lunak. Sebenarnya firesheep ini bertujuan untuk mengantisipasi kurangnya keamanan user login dan cookie pada web-web populer seperti facebook. Sebenarnya Firesheep bukan hanya digunakan untuk facebook saja tapi banyak website populer lainnya seperti cookies dari Amazon.com, Basecamp, bit.ly, Cisco, CNET, Dropbox, Enom, Evernote, Flickr, Github, Google, HackerNews, Harvest, Windows Live, NY Times, Pivotal Tracker, Slicehost, tumblr, Twitter, WordPress, Yahoo, Yelp


Firesheep ini merupakan software opensource yang bisa anda download dihttp://codebutler.github.com/firesheep/ dan jangan lupa bagi anda pengguna windows untuk memasang winpcap terlebih dahulu. Setelah anda mendownload dan menginstall firesheep dan anda sedang berselancar ria di jaringan wifi yang gratis misalnya di cafe. maka akan muncul sebuah sidebar baru yang menampilkan user-user yang sedang login ke sebuah web sebagai contoh adalah Facebook. Jika pengguna wifi ada yang login ke facebook dan tampil di sidebar anda, maka anda hanya butuh mengklik 2 kali dan anda sekarang bisa login sebagai dia tanpa harus memasukkan username dan password lagi.

Untuk cara menggunakan firesheep, tinggal tekan Ctrl + Shift + S pada keyboard. maka secara otomatis akan muncul Sidebar di firefox anda. Kemudian klik tombol Start Capturing. Jika berhasil, maka akan muncul beberapa facebook orang-orang yang sedang online di kawasan hotspot anda.


untuk mengantisipasinya tinggal kita gunakan backsheep..
kebalikan dari firesheep fungsinya.. silahkan di mengerti
Spoiler for prepiw: 
http://techdows.com/wp-content/uploads/2010/10/Firesheep6.png


setelah ane cari info ternyata addons ini cuma fungsi di jariingn wifi gan
lan kayaknya ga bisa gan
tapi kalo facebook ane ga tau
soalnya ane pake ini buat ngambil email gan

MANAJEMEN ORGANISASI*

MANAJEMEN ORGANISASI*

Pengantar
Dalam hidup manusia akan memperoleh kebahagiaan jika di dasarkan pada keselarasan dan keseimbangan hidup pribadi, dalam hubungan dengan masyarakat, bangsa, alam maupun dengan Tuhannya. Dengan demikian kekuatan manusia itu tidak hanya terletak pada fisiknya semata, juga kemampuan untuk bekerjasama dengan sesama manusia lainnya.

Nabi SAW pernah berkata : "Jika ada tiga orang diantara kamu wajib ditunjuk satu orang sebagai pemimpin". Hadist diatas menerangkan bahwa betapa pentingnya mengorganisir banyak orang yang lebih dari dua, yang tentunya pula dalam satu pandangan dan tujuan untuk berbagi peran dan penghasilan. Misalnya pekerjaan itu adalah membuat bangunan maka tidak semua orang sama-sama menggergaji kayu, atau sama-sama mengaduk semen, namun harus ada yang bertugas sebagai arsitek, tukang, kuli dan lain-lain. Dari sini timbul permasalahan yang harus dijawab, apakah hanya dengan kemampuan mengorganisir kita bisa mengembangkan organisasi menjadi lembaga profitable? Atau apkah hanya dengan modal besar kita akan bisa menjadi survive?

Keorganisasian

Secara sederhana organisasi dapat diberi pengertian sebagai suatu system yang saling berpengaruh antar orang dalam kelompok yang bekerjasama dalam mencapai tujuan bersama. Lengkapnya dapat dinyatakan sebagai suatu kesatuan sosial dari sekelompok manusia yang saling berinteraksi menurut pola tertentu, sehingga setiap anggotanya memiliki fungsi dan tugas masing-masing, utamanya lagi kesatuan tersebut mampunyai batas-batas yang jelas sehingga dapat dipisahkan secara tegas dari lingkungannya (Lubis dan Martin,1989).






 













Administrasi sebagai Total System

Biasanya administrasi didefinisikan sebagai keseluruhan proses kegiatan pelaksanaan usaha bersama yang dilakukan dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya secara efektif dan efisien atau bisa juga ditambah secara ekonomis dan produktif. Dari konsep tersebut maka administrasi harus terdesain oleh kerangka dasar yakni manajemen, leadership, pengambilan keputusan, human relations, manusia dan sarana kerja (SP. Siagian, 74).

Secara khusus ilmu manajemen didefinisikan sebagai yang mempelajari bagaimana cara menapai tujuan, fungsi apa saja yang harus dilakukan dengan menggunakan alat, tenaga orang, ide, dan system secara efektif dan efisien.

Manajemen, sebagai komponen dari administrasi dapat di tinjau dari tiga segi :
  • Kepemimpinan, tidak dimaksudkan melakukan sendiri kegiatan-kegiatan operasional akan tetapi menjamin orang lain mengerjakan hal-hal yang sesuai dengan kebijaksanaan, keputusan, dan pedoman yang telah diberikan. kepemimpinan mempunyai dua atribut menurut Mellit yaitu personal dan institusional, Atribut – atribut personal kepemimpinan mencakup intelegensi, keberanian, integritas kekuatan, kesiapan fisik, determinasi, ketekunan, kerja keras, kecerdikan dan bahkan terkadang kebingisan, Sedangkan atribut institusional kepemimpinan mencakup status, kekayaan, posisi, dan kolega atau teman yang mampu, kesempatan  atau peluang  yang khusus, suatu hubungan tertentu antara harapan atau aspirasi rakyat dengan penampilan kepemimpinan dan lain – lain. Atribut –atribut kepemimpinan, baik personal atau institusional akan sangat  menentukan efektif  tidaknya kepemimpinan. Dengan demikian seorang  pemimpin memang di tuntut mempunyai berbagai kelebihan dari  yang dipinpin, seperti keunggulan emosional, keunggulan kecerdasan, keunggulan ketrampilan, keunggulan fisik, kekayaan dan lain sebagainya.

  • Pengambilan keputusan, kesuksesan seorang pemimpin bukan hanya dilihat dari banyaknya jabatan atau pangkat saja. Tetapi yang lebih penting lagi adalah bagaimana ia memanage organisasi, bersikap dan mengambil keputusan secara cermat, cerdas, dan cepat. Analisa yang dapat digunakan dalam decition making adalah menggunakan instrument analisa  SWOT (Strength/kekuatan, Weakness/kelemahan oprtunity/peluang, Treats/ancaman)

  • Human Relation, hasil dari kebulatan keputusan tadi pada proses tindak lanjutnya sebaiknya berpijak pada unsur kemanusiaan dan jika digerakkan dengan tepat maka akan menjadi efisien dan jika tidak demikian maka terkadang manusia justru akan menjadi unsur perusak rencana (Destroyer of Planning).
 








 



Perencanaan, Pengorganisasian, Pengarahan, Pengendalian, dan Evaluasi


          Ini merupakan sederetan fungsi-fungsi manajemen tradisional yang dibutuhkan oleh organisasi nirlaba untuk menjamin organisasi yang bersangkutan berjalan baik. Fungsi perencanaan mencakup perumusan tujuan jangka pendek dan jangka panjang organisasi, serta mengembangkan strategi untuk mencapai tujuan tersebut.  Fungsi pengorganisasian adalah memadukan orang-orang dan tugas-tugas mereka dalam suatu struktur yang terencana, bukan semata-mata demi tugas itu sendiri, tetapi juga memuaskan kebutuhan orang-orang yang melaksanakannya. Jika organisasi tumbuh dan semakin menjadi besar, kebutuhan akan pengarahan muncul pula. Oleh sebab itu fungsi pengendalian harus diberlakukan juga. Fungsi pengawasan ini perlu untuk menjaga agar organisasi tetap berjalan pada jalurnya dan untuk mengorek kesalahan yang terjadi. Akhirnya, fungsi evaluasi dibutuhkan untuk menentukan tercapai atau tidaknya tujuan organisasi.

Dari kaca mata manajemen ada beberapa prinsip dasar yang perlu diperhatikan :
Pertama, Aspek Sumber Daya Manusia merupakan aset penting yang dimiliki oleh suatu organisasi, sehingga sisi manajerial merupakan konsekuensi lebih jauh dalam mencapai efektifitas organisasi.

Kedua, Aspek legal formal, kebijakan dan prosedur yang harus ditempuh dalam mencapai tujuan institusional.

Ketiga, Kultur; tata nilai yang melatar belakangi perilaku manajerial sesuatu institusi dalam mencapai tujuannya yang dilingkungan perusahaan dikenal dengan istilah Corporate Culture.

Keempat, Integrasi; Yang memungkinkan timbulnya kebersamaan dalam lingkungan sumberdaya manusia dalam suatu organisasi, sehingga sangat potensial dalam mencapai tujuan organisasi. (Michael Armstrong, 1998)




Di dalam menajemen dibutuhkan beberapa persyaratan :
1.       harus ada tujuan/platform
2.       harus ada masyarakat/anggota
3.       harus ada manager/leader
4.       harus ada kerjasama/corporate
5.       harus ada system/mekanisme kerja yang kongkrit.

Persoalannya kemudian adalah sejauh mana sistem yang ada diorganisasi kita mampu menciptakan suasana kondusif bagi perkembangan potensi prospektif organisasi. 

ARTI PENTING ORGANISASI DAN METODE

Organisasi adalah sekumpulan orang atau badan yang mempunyai tujuan yang sama. Pandangan umum organisasi dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
a. Sebagai wadah : tempat dimana kegiatan manajemen dijalankan.
b. Sebagai proses : memperhatikan interaksi/kerja sama antar orang-orang yang menjadi anggota organisasi tersebut : 1. hub. formal = hubungan yang ditetapkan secara resmi oleh top manajemen.
2. hub. informal = mempunyai 3 peranan :
1. sarana komunikasi
2. mengatur jalannya kerja sama
3. kebebasan bertindak oleh anggota organisasi tersebut.
c. Sebagai sistem : 1. sistem sosial (antar sesama manusia)
2. sistem fungsional (antar fungsi-fungsi yang dikaitkan secara tertentu dan integral untuk tercapainya suatu tujuan.
3. sistem komunikasi (sistem tata saluran/arus informasi dalam organisasi)
Definisi-definisi lain mengenai organisasi:
1. Menurut James D. Mooney : organisasi adalah suatu bentuk kerjasama manusia untuk pencapaian tujuan bersama.
2. Menurut Thester I. Bernard : organisasi merupakan suatu sistem kerjasama dari 2 orang atau lebih, sesuatu yang tak terwujud dan tidak bersifat perseorangan dan sebagian besar mengenai hal-hal hubungan.
3. Menurut J. M. Gaus : organisasi adalah tata hubungan antar orang-orang untuk dapat memungkinkan tercapainya tujuan bersama dengan adanya pembagian tugas dan tanggung jawab.
 organisasi adalah alat untuk tercapainya tujuan dari sebuah manajemen.
àHubungan manajemen dan organisasi
Unsur-unsur organisasi:
1. Manusia(man) : dalam keorganisasian, manusia sering disebut sebagai pegawai atau personel yang terdiri dari semua anggota organisasi tersebut yang menurut fungsidan tingkatannyaterdiri dari pimpinan(administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, manajer yang memimpin tiap-tiap satuan unit kerja yang sudah dibagikan sesuai dengan tugas dan fungsinya, dan para pekerja.
2. Kerjasama(team work) : suatu kegiatan bantu-membantu antar sesama anggota oeganisasi yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. oleh karena itu, anggota organisasi dibagi menjadi beberapa bagian sesuai fungsi, tugas dan tingkatannya masing-masing.
3. Tujuan bersama : adalah arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan merupakan titik akhir dari apa yang diharapkan atau dicapai dalam organisasi. Setiap anggota sebuah organisasi harus mempunya tujuan yang sama agar organisasi tersebut dapat berjalan sesuai dengan keinginan bersama.
4. Peralatan(equipment) : segala sesuatu yang digunakan dalam organisasi seperti uang, kendaraan, gedung, tanah dan barang modal lainnya.
5. Lingkungan(environtment) : yang termasuk kedalam unsur lingkungan adalah : a. kondisi atau situasi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi berjalannya organisasi karena kondisi atau situasi sangat dekat hubungannya dengan organisasi dan anggotanya. b. tempat atau lokasi, karena mempengaruhi sarana transportasi dan komunikasi. c. Wilayah operasi yang dijadikan sarana kegiatan organisasi, wilayah operasi dibagi menjadi empat, yaitu wilayah kegiatan,wilayah jangkauan, wilayah personil, wilayah kewenangan atau kekuasaan.
6. Kekayaan alam : yang dimaksud adalah cuaca, keadaan geografis, flora, fauna dll.
7. Kerangka/kontruksi mental organisasi itu sendiri.
Bentuk-bentuk organisasi Niaga:
1. FA(Firma) : Sekelompok orang yang bertanggung jawab terhadap organisasi dan keuntungan serta kerugiannya ditanggung bersama.
2. CV(Perseroan Komanditer) : terbagi menjadi 2 bagian, yaitu 1. Pasif = investor hanya menanamkan modalnya saja. 2. Aktif = investor menanamkan modalnya tapi juga ikut serta dalam kegiatan organisasi tersebut.
3. PT(Perseroan Terbatas) : ada tiga bagian dalam PT, yaitu : 1. Tbk(terbuka) = saham perusahaan tersebut dapat dibeli oleh orang lain secara bebas. 2. Tertutup = saham perusahaan hanya boleh dimiliki oleh anggota perusahaan tersebut. 3. Ltd(limited) = saham perusahaan tersebut terbatas hanya oleh beberapa investor yang telah ditentukan.
4. Koperasi : terbagi dua, yaitu : 1. fungsional = koperasi simpan pinjam, dll. 2. wilayah = koperasi primer, koperasi pusat, gabungan koperasi, koperasi induk.
5. Kartel : Persekutuan dari beberapa perusahaan yang sejenis dengan perjanjian tertentu. Contohnya perjanjian harga, rayon/daerah, kondisi/syarat, laba, dan produksi.
6. Join Venture
7. Trust : gabungan dari beberapa perusahaan untuk jadi lebih dekat hubungannya.
8. Holding Company : saham yang didapat dari gabungan saham yang mengawasi 1 atau lebih perusahaan.
Bentuk Organisasi jika dilihat dari jumlah pimpinan :
A. Organisasi tunggal : pimpinan organisasi ini hanya terletak pada satu orang pimpinan. Contohnya adalah Presiden, Rektor, Dekan, Bupati dll.
B. Organisasi jamak : pimpinan organisasi ini terletak pada beberapa orang pimpinan sebagai satu kesatuan. sebagai contoh adalah Dewan, Majelis dll.
Bentuk organisasi jika dilihat dari faktor kekuasaan :
1. Organisasi Lini : organisasi yang kekuasaan pimpinannya diserahkan kepada para pimpinan dari tiap-tiap organisasi dibawahnya dalam semua bidang pekerjaan.
2. Organisasi Fungsional : organisasi yang kekuasaan pimpinannya diserahkan kepada para pimpinan dari tiap-tiap organisasi dibawahnya dalam bidang tertentu sesuai tugas dan fungsi masing-masing pimpinan.
3. Organisasi Lini dan Staff : organisasi yang kekuasaan pimpinannya diserahkan kepada para pimpinan dari tiap-tiap organisasi dibawahnya dalam semua bidang pekerjaan dan tiap-tiap pimpinan memerlukan diangkat pejabat yang tidak mempunyai wewenang dalam kepemimpinan tetapi hanya dapat membarikan nasihat tentang bidang keahlian tertentu sesuai dengan keahlian sang pimpinan di bidangnya.
4. .Organisasi Fungsional dan Staff : organisasi yang kekuasaan pimpinannya diserahkan kepada para pimpinan dari tiap-tiap organisasi dibawahnya dalam bidang tertentu sesuai tugas dan fungsi masing-masing pimpinan dan tiap-tiap pimpinan memerlukan diangkat pejabat yang tidak mempunyai wewenang dalam kepemimpinan tetapi hanya dapat membarikan nasihat tentang bidang keahlian tertentu sesuai dengan keahlian sang pimpinan di bidangnya.
5. Organisasi Fungsional dan Lini : organisasi yang kekuasaan pimpinannya diserahkan kepada tiap-tiap organisasi dibawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu, pimpinan dalam tiap organisasi tersebut dapat memerintah kepada semua personel atau pegawai yang ada sesuai dengan bidang pekerjaannya, dan tiap personel atau pegawai dapat wewenang dalam dalam semua bidang kerja.
6. Organisasi Lini, Fungsional dan Staff : organisasi yang kekuasaan pimpinannya diserahkan kepada tiap-tiap organisasi dibawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu, pimpinan dalam tiap organisasi tersebut dapat memerintah kepada semua personel atau pegawai yang ada sesuai dengan bidang pekerjaannya, dan tiap personel atau pegawai dapat wewenang dalam dalam semua bidang kerja dan tiap-tiap pimpinan memerlukan diangkat pejabat yang tidak mempunyai wewenang dalam kepemimpinan tetapi hanya dapat membarikan nasihat tentang bidang keahlian tertentu sesuai dengan keahlian sang pimpinan di bidangnya.
Dari contoh proposal perusahaan yang telah saya buat, perusahaan tersebut adalah sebuah warung internet(warnet) yang tidak terlalu besar dengan organisasi kecil yang terdiri dari Ketua atau pemilik yang mengawasi dan ikut memberikan kenyamanan kepada konsumen dalam menyewa komputer ditempatnya, Bendahara yang mengatur keluar masuknya uang dalam warnet tersebut, dan para pengawas atau pegawai yang ahli dibidang komputer yang bekerja mengawasi sistem komputer dan memperbaiki kerusakan serta kebersihan.
Bentuk organisasi tersebut adalah CV pasif karena sang investor hanya menanamkan modalnya tanpa ikut bagian dalam kegiatan organisasi perusahaan yang telah dibuat.
Dilihat dari unsur-unsur organisasi tersebut, manusia atau pegawai atau personelnya sangat ahli dalam bidang komputer sehingga mereka tidak akan terlalu kesulitan jika ada masalah pada komputer dalam warnet tersebut. Kerjasama antar sesama anggota dan pimpinan sangat terjaga dengan baik sehingga masalah yang ada pada jalannya organisasi warnet tersebut denagn cepat diselesaikan dan tanpa hambatan yang besar. Tujuan investor dalam membangun warnet tersebut adalah untuk memudahkan konsumen dalam mengakses internet tanpa harus pergi jauh. Peralatan-peralatan yang digunakan adalah beberapa set lengkap komputer dengan modemnya, meja komputer dan kursi, bangunan untuk tempat warnet tersebut, buku untuk mencatat pengeluaran dan pemasukan anggaran. Lokasi warnet tersebut dibangun disekitar wilayah sekolahan, kampus ataupun wilayah sekitar tempat tinggal agar para konsumen merasa nyaman dan mudah serta tidak mencari warnet untuk mengakses internet terlalu jauh dari tempat ia berada.
Jika dilihat dari kepemimpinannya, organisasi perusahaan warnet tersebut berbentuk organisasi jamak karena mempunyai lebih dari satu pimpinan yaitu pemilik warnet tersebut dan pimpinan dibawahnya. Dan jika dilihat dari kekuasaannya , organisasi ini berbentuk organisasi fungsional dan lini karena pimpinan utam yaitu sang investor sebagai pemilik memberikan kekuasaan kepada pimpinan warnet yang berada dibawah kekuasaan pemilik dan pimpinan warnet tersebut dapat memerintah kepada para personel yang ada dan para personel dapat wewenang pada semua bidang kerja meskipun mempunyai keahlian yang berbeda-beda.
Perusahaan ini hanya terdiri dari satu investor, satu pimpinan dan beberapa personelnya didapat dari perekrutan, jadi jika ada kerugian maka hanya investor sebagai pemilik warnet yang menanggungnya. Namun setiap personel mempunya tugas dan tanggung jawab yang sama meskipun mempunyai keahlian yang berbeda-beda.

Kamis, 03 Februari 2011

Soft Recoil System

Soft Recoil System
EDITOR’S NOTE: The following article was prepared by personnel of the Army Weapons Command, Artillery Systems Laboratory, Rock Island Arsenal. Contributors are as follows: Harold R. Lohmann, Gilbert J. Melow, Jr., Robert E. Seamands, and Howard O. Sand.
The strange looking field artillery piece shown above, with its trails on backward, is a 105-mm howitzer that fires its projectile from the out-of-battery position. This weapon is really only a test fixture. It has no wheels, lunette, or fire control; and can be elevated and traversed only within limitations. This system was built to demonstrate and prove the soft recoil principle. Figure 1 depicts a concept of a tactical 105-mm soft recoil FOB weapon.
With its soft recoil cycle, this unique weapon offers a number of significant advantages. The soft recoil principle reduces the recoil force by as much as 70 percent which enables the designer to reduce the weight of a 105-mm weapon by 15 percent and by an even higher figure for larger caliber weapons. The overall weapon length can also be reduced by as much as 30 percent. Because of the shorter cycle time and the easy access to the breech for loading, a significantly faster maximum
43
rate of fire is possible. Perhaps the greatest benefit offered by a soft recoil weapon system is the improved stability. It can be emplaced and fired with little or no site preparation or anchoring.

algoritma dan pemrograman

Algoritma & Pemrograman #1
Antonius Rachmat C, S.Kom, M.Cs
Algoritma
��Asal kata Algoritma (algorism -algorithm) berasal dari nama Abu Ja’far Muhammad ibn Musa Al-Khuwarizmi
��Ilmuan Persia yang menulis kitab “al jabar w’al-muqabala”(rules of restoration and reduction –aturan pemugaran dan pengurangan)
��Tahun 825 M
��Berasal dari Iran
��Masuk Indonesia tahun 1980-an
Definisi Algoritma
��Algoritma adalah urutan langkah logis tertentu untuk memecahkan suatu masalah.
��Urutan langkah logis, yang berarti algoritma harus mengikuti suatu urutan tertentu, tidak boleh melompat-lompat.
��(Dari Microsoft Press Computer and Internet Dictionaary 1997, 1998)
��Alur pemikiran dalam menyelesaikan suatu pekerjaan yang dituangkan secara tertulis.
��Alur pikiran, sehingga algoritma seseorang dapat juga berbeda dari algoritma orang lain.
��Tertulis, yang artinya dapat berupa kalimat, gambar, atau tabel tertentu.
��(Dari Algoritma dan Struktur Data dengan C, C++, dan Java oleh Moh Sjukani hal 1)
Contoh Bu Tati (Lagi)
��Langkah Mengupas Kentang untuk Makan Malam
��Ibu Tati mengambil kantong kentang dari rak
��Ibu Tati mengambil panci dari almari
��Ibu Tati mengupas kentang
��Ibu Tati mengembalikan kantong kentang dari rak
��Ada hal yang “tergantung”pada sesuatu:
��Ibu Tati mengambil kantong kentang dari rak
��Ibu Tati mengambil panci dari almari
��Lakukan persiapan, gunakan celemek atau tidak tergantung hari(senin-minggu)
��Ibu Tati mengupas kentang
��Ibu Tati mengembalikan kantong kentang dari rak
Lanjutan -Kondisi
��Hari Sabtu :
��“Ibu Tati melihat bahwa bajunya tidak berwarna muda karena itu ia tidak memakai celemek”(berarti tidak ada aksi memakai celemek)
��Hari Minggu:
��“Ibu Tati melihat bahwa bajunya berwarna muda karena itu ia memakai celemek”
��Jadi:
��Ambil kantong kentang dari rak
��Ambil panci dari almari
��Tergantungwarna baju
��berwarna muda : Pakai celemek
��tidak berwarna muda : Tidak pakai celemek
��Kupas kentang
��Kembalikan kantong kentang ke rak
Lanjutan -Perulangan
��Karena dapat pesanan, maka kentang yg harus dikupas 500 buah
��Tergantung jumlah kentang yang sudah dikupas
��belum cukup : Kupas 1 kentang
��cukup : selesai
��Atau:
��while jumlah kentang terkupas belum cukup do
��Kupas 1 kentang
��Bisa jadi pada saat mengupas kentang tergantung pada kentangnya, jika rusak / busuk, buang, tidak dikupas
��Jadi:
��while jumlah kentang terkupas belum cukup do
��Depend on kondisi kentang
��Busuk: buang dan cari kentang berikutnya, tidak dihitung
��Tidak Busuk: kupas 1 kentang
Kriteria Algoritma
(Donald E. Knuth)
��Input: algoritma dapat memiliki nol atau lebih inputan dari luar.
��Output: algoritma harus memiliki minimal satu buah output keluaran.
��Definiteness(pasti): algoritma memiliki instruksi-instruksi yang jelas dan tidak ambigu.
��Finiteness (ada batas): algoritma harus memiliki titik berhenti (stopping role).
��Effectiveness(tepat dan efisien): algoritma sebisa mungkin harus dapat dilaksanakan dan efektif. Contoh instruksi yang tidak efektif adalah: A = A + 0 atau A = A * 1
Namun ada beberapa program yang memang dirancang untuk
unterminatable: contoh Sistem Operasi
Jenis Proses Algoritma
��Sequence Process: instruksi dikerjakan secara sekuensial, berurutan.
��Selection Process: instruksi dikerjakan jika memenuhi kriteria tertentu
��Iteration Process: instruksi dikerjakan selama memenuhi suatu kondisi tertentu.
��Concurrent Process: beberapa instruksi dikerjakan secara bersama.
Contoh Algoritma
��Algoritma menghitung luas persegi panjang:
��Masukkan panjang (P)
��Masukkan lebar (L)
��Luas ←P * L
��Tulis Luas
��Sifat: Umum
��Tidak menggunakan simbol atau sintaks dari suatu bahasa pemrograman
��Tidak tergantung pada suatu bahasa pemrograman
��Notasi-notasinya dapat digunakan untuk seluruh bahasa manapun
Pseudo Code
��Kode atau tanda yang menyerupai (pseudo) program atau merupakan pejelasan cara menyelesaikan suatu masalah.
��Pseudo-code sering digunakan oleh manusia untuk menuliskan algoritma
Contoh
��Problem:mencari bilangan terbesar dari dua bilangan yang diinputkan
��Contoh Algoritma:
��Masukkan bilangan pertama
��Masukkan bilangan kedua
��Jika bilangan pertama > bilangan kedua maka kerjakan langkah 4, jika tidak, kerjakan langkah 5.
��Tampilkan bilangan pertama
��Tampilkan bilangan kedua
��Contoh Pseudo-code:
��Input a
��Input b
��If a > b then kerjakan langkah 4
��print a
��print b
Perbandingan
Algoritma
Pseudo-code
Nilai A ditambah dengan 5
A ←A + 5
Cetak nilai A bila lebih besar dari 10
IF A > 10 THEN PRINT A
Dari dua bilangan A dan B, cari
bilangan yang terbesar
IF A > B THEN PRINT A ELSE PRINT
B
Bagian Program
��Suatu program pada dasarnya terdiri dari 3 bagian:
��Input: bisa ada, bisa tidak
��Proses
��Output: minimal satu ouput.
Langkah Pembuatan Program
Mendefinisikan masalah
��Ini merupakan langkah pertama yang sering dilupakan orang.
��Menurut hukum Murphy (oleh Henry Ledgard):
��“Semakin cepat menulis program, akan semakin lama kita dapat menyelesaikannya”.
��Hal tersebut berlaku untuk permasalahan yang kompleks. Tentukan masalahnya, apa saja yang harus dipecahkan dengan menggunakan komputer, dan apa inputan serta outputnya.
Langkah Pembuatan Program
Menemukan solusi
��Setelah masalah didefinisikan, maka langkah berikutnya adalah menentukan solusi. Jika masalah terlalu kompleks, maka ada baiknya masalah tersebut dipecah menjadi modul-modul kecil agar lebih mudah diselesaikan.
��Contohnya masalah invers matriks, maka kita dapat membagi menjadi beberapa modul:
��meminta masukkan berupa matriks bujur sangkar
��mencari invers matriks
��menampilkan hasil kepada pengguna
��Dengan penggunaan modul tersebut program utama akan menjadi lebih singkat dan mudah dilihat.
Langkah Pembuatan Program
Memilih algoritma
��Pilihlah algoritma yang benar-benar sesuai dan efisien untuk permasalahan tersebut
Menulis program
��Pilihlah bahasa yang mudah dipelajari, mudah digunakan, dan lebih baik lagi jika sudah dikuasai, memiliki tingkat kompatibilitas tinggi dengan perangkat keras dan platform lainnya.
Before you write program…
��The problem:What problem does your program solve? If you can’t clearly state what your program does, you won’t know how to design it.
��The user:Who’s going to use your program?
��The target computer:Which computer do people need to run your program? Is it a Windows computer, a Macintosh, a mainframe, a computer running Linux, a handheld Palm or Pocket PC, or a supercomputer?
��You:Are you going to write the entire thing yourself or get help from others? If you’re going to get others to help you, which parts of the program are they going to write?
��Your programming skill ☺
Langkah Pembuatan Program
Menguji program
��Setelah program jadi, silahkan uji program tersebut dengan segala macam kemungkinan yang ada, termasuk error-handlingnya sehingga program tersebut akan benar-benar handal dan layak digunakan.
Menulis dokumentasi
��Menulis dokumentasi sangat penting agar pada suatu saat jika kita akan melakukan perubahan atau membaca source code yang sudah kita tulis dapat kita ingat-ingat lagi dan kita akan mudah membacanya. Caranya adalah dengan menuliskan komentar-komentar kecil tentang apa maksud kode tersebut, untuk apa, variabel apa saja yang digunakan, untuk apa, dan parameter-parameter yang ada pada suatu prosedur dan fungsi.
Debbuging
��Syntax errors:This type of error occurs if you type a command incorrectly,
��such as misspelling PRINT as PRRINT or if you forget to type a semicolon at the end of each line in a C++ program.
��Run-time errors:These errors occur if your program runs into something unexpected, such as if you ask the user to input an age, the user types a negative number, and your program expects a positive number.
��Logic errors:These bugs occur when your instructions work but don’t do exactly what you expected, creating unpredictable results.
Langkah Pembuatan Program
Mendistribusikan aplikasi
��File compression
��Display graphics and play sounds when installing process
��Simplify the copying process
Merawat program
��Program yang sudah jadi perlu dirawat untuk mencegah munculnya bug yang sebelumnya tidak terdeteksi. Atau mungkin juga pengguna membutuhkan fasilitas baru yang dulu tidak ada
Flowchart
��Definisi:
��Bentuk gambar/diagram yang mempunyai aliran satu atau dua arah secara sekuensial
��Kegunaan:
��Untuk mendesain program
��Untuk merepresentasikan program
��Maka, flowchartharus dapat merepresentasikan komponen-komponen dalam bahasa pemrograman
Pembuatan Flowchart
��Sebelum pembuatan program
��Mempermudah programmerdalam menentukan alur logika program
��Sesudah pembuatan program
��Menjelaskan alur program kepada orang lain
Lambang
ProsesInput/OutputAlirandataMulai/selesai(terminator)LambangLambangKeteranganKeterangan
Lambang (2)
Memanggilprosedur/fungsi(Call)Percabangan(Decision)Pemberiannilaiawalsuatuvariabel(Preparation)LambangLambangKeteranganKeterangan
Lambang (3)
Connector (di halaman yg sama)LambangLambangKeteranganKeteranganOff page Connector (halaman lain)AB
Lambang (4)
Sequence ProcessLambangLambangKeteranganKeteranganP1P2
Percabanganyesno
Lambang (6)
PerulanganLambangLambangKeteranganKeterangansyaratPencacahBagianyang diulang
MulaiMasukkanpSelesaiMasukkanlLuas = p* lTulisL
Contoh Flowchart
Problem:MenghitungluaspersegipanjangAlgoritma:1.Masukkanpanjang(p)2.Masukkanlebar(l)3.Hitungluas(L), yaitupanjangkali lebar4.Cetakluas(L)
Flowchart : Mencari jalan pulang
Flowchart bilangan ganjil 1 -100 i mod 2 == 1
Flowchart Kelipatan BilanganS
a flowchart to find the largest of three numbers A, B, and C
Draw a flowchart for computing factorial N (N!)
Soal-soal
��Buatlah algoritma untuk menghitung konversi suhu.dari Celcius menjadi Reamur dan Farenheit.��Input: suhu dalam Celcius��Proses: R = 4/5 * C dan F = 9/5 * C + 32��Output: suhu dalam Reamur dan Farenheit��Buatlah algoritma untuk mencari sisi miring dari suatu segitiga siku-siku, jika diketahui panjang sisi yang membentuk sudut siku-siku.��Input: a dan b, yaitu panjang sisi pembentuk sudut siku-siku��Proses: ��Ouput: sisi miring (c)22bac+=
Soal-soal
��Buatlah algoritma untuk menentukan suatu bilangan genap atau ganjil��Input: suatu bilangan��Ouput: genap / ganjil / nol��Buatlah algoritma untuk untuk menghitung akar-akar persamaan kuadrat dengan rumus:��D = B2 –4 * A * C��Jika D < 0 maka didapat akar imajiner��Jika D = 0 maka X1 = X2 yang didapat dari D = -B / (2 * A)��Jika D > 0 maka ada dua akar dan ADBX*2/1+−=ADBX*2/2−−=
Soal-soal
��Menghitung usia berdasarkan tahun (saja) lahir dan tahun (saja) sekarang
��Input: Tahun lahir (tl), Tahun sekarang (ts)
��Proses : Umur = ts –tl
��Output : Cetak Umur
��Menguji apakah suatu suhu (dalam Celcius) adalah beku, cair, gas
��Input: suhu dlm celcius (bil bulat)
��Proses: jika < 0 = beku, 0-100 = cair, dan > 100 = gas
��Ouput: beku, cair, gas
Soal -soal
��Mencari 100 bilangan kelipatan 3 dan 5 pertama
��Mengetahui bilangan terbesar dari n buah bilangan yg diberikan user
��Input: bilangan2 sebanyak n kali
��Proses: simpan nilai masing2 bil yg diinputkan user, jika bil pertama, langsung catat bahwa bil itu maksimum, kemudian bandingkan dgn bil yg lainnya, jika ada yg lebih besar dari maksimum, jadikan bil itu maksimumnya
��Output: bil maksimum
Soal
��Buatlah flowchart untuk semua soal tadi!
NEXT
Translator Bahasa Pemrograman dan C